GORONTALO [Shertanews.com]-Proyek Penggantian Jembatan Dilemito di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, terus dikebut demi mengejar target penyelesaian pada September 2026 mendatang.
Saat meninjau langsung lokasi proyek pada Kamis (7/5/2026), aktivitas pembangunan tampak berjalan aktif dengan dukungan alat berat dan para pekerja yang terus memacu progres pekerjaan di lapangan.
Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan jembatan tersebut berada di bawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Gorontalo.

Proyek dengan nilai kontrak mencapai Rp12.402.743.000 itu bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dan memiliki target penggantian jembatan sepanjang 20,60 meter, dan ditargetkan selesai pada bulan September 2026 nanti.
Diketahui, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV. Citra Utama dengan pengawasan konsorsium PT. Panca Prakarsa Muliatama, PT. Arkade Gahana Konsultan, dan PT. Garis Putih Sejajar (KSO).
Meskipun sempat muncul keluhan warga terkait debu dan kondisi jalan bergelombang di sekitar area proyek, respons cepat pihak pelaksana justru menuai apresiasi masyarakat, salah satu pengawas lapangan proyek Jembatan Dilemito Farhan Masulili, menegaskan pihaknya terus melakukan langkah penanganan dengan melakukan penyiraman rutin serta perbaikan akses jalan secara bertahap.
“Kami terus berupaya meminimalisir debu dan memperbaiki kondisi jalan agar masyarakat tetap nyaman dan aman saat melintas,” ujar Farhan.
Sikap terbuka pihak pelaksana dalam menerima masukan masyarakat dinilai menjadi langkah positif agar proses pembangunan tetap berjalan lancar tanpa mengabaikan kenyamanan warga sekitar.
Dengan progres pekerjaan yang terus menunjukkan perkembangan signifikan selama lebih dari tiga bulan terakhir, proyek Jembatan Dilemito diharapkan nantinya menjadi akses vital baru yang mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Boalemo. (Adv)
Laporan : Serta













