GORONTALO [Shertanews.com]-Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali, S.Sos.,M.Si menghadiri Istighosah Kubro yang dirangkaikan dengan khitanan massal di Desa Harapan Kecamatan Wonosari, Minggu (4/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa, terutama agar hujan segera turun setelah Kabupaten Boalemo dilanda kemarau panjang.
Di hadapan masyarakat yang hadir, Lahmuddin juga menyampaikan kabar baik terkait pembangunan kembali jembatan di Kecamatan Wonosari yang sebelumnya roboh akibat diterjang banjir.

Ia mengungkapkan, pembangunan jembatan tersebut telah mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan nilai kurang lebih Rp50 miliar.
“Anggarannya sudah ada, tinggal menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dari Kepala BNPB,” ujar Lahmuddin.
Menurutnya, dukungan tersebut tidak lepas dari komunikasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Boalemo bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Beberapa bulan lalu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Bupati Boalemo Rum Pagau bertemu dengan Kepala BNPB untuk membahas sejumlah kebutuhan pembangunan dan penanganan infrastruktur di Kabupaten Boalemo dalam menunjang aktivitas warga.

Selain persoalan jembatan, Lahmuddin menyampaikan bahwa keterbatasan kemampuan APBD Kabupaten Boalemo tidak menghentikan upaya pemerintah mendatangkan dukungan pembangunan dari pemerintah pusat.
Salah satunya adalah pembangunan dan operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi di Kecamatan Wonosari dengan total anggaran sekitar Rp227 miliar.
Sekolah tersebut dilengkapi berbagai fasilitas dan diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya kelompok desil 1 dan 2.
Lahmuddin berharap berbagai dukungan pembangunan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup warga Kabupaten Boalemo. (Adv)
Laporan : Serta













