GORONTALO [Shertanews.com]-Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (Bkkbn) Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024, bertempat di gedung Arafah Mess Haji Provinsi Gorontalo, Rabu (29/05/2024).
Pada rapat kerja daerah tersebut, Pemerintah Kabupaten Boalemo mendapat apresiasi oleh berbagai pihak baik dari BKKBN Provinsi Gorontalo hingga BKKBN Pusat dalam upaya penanganan percepatan penurunan stunting.
Lebih lanjut, melalui kegiatan itu juga dilakukan pemaparan terkait hasil capaian program tersebut, diantaranya kasus stunting di tahun 2023 menyentuh di angka 632 kasus, namun di tahun 2024 angka tersebut turun menjadi 450 kasus, artinya 10.669 anak yang telah dilakukan penanganan.

Selain itu berdasarkan data survei status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2023, prevalensi stunting Kabupaten Boalemo telah mengalami penurunan yang signifikan, yakni dari 29 % menjadi 16 %. Hal ini masih perlu dilakukan upaya lebih lanjut untuk mencapai target 14 persen yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.
Pj Penjabat Bupati Boalemo Dr. Sherman Moridu, S.Pd.,MM saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras oleh seluruh elemen baik para Nakes, OPD terkait, Instansi Vertikal, Pemerintah Kecamatan dan desa yang secara intens dalam melakukan berbagai program dan kegiatan yang terkait dengan upaya penurunan stunting.
Acara rakerda tersebut, juga disajikan beberapa materi dan Pj Bupati Boalemo yang di wakili oleh Kepala Bapppeda Boalemo, juga ikut menyampaikan materinya tentang praktek dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Diketahui kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan OPD terkait, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PPKBP3A Boalemo, Ketua TP.PKK Boalemo yang diwakili oleh kepala Bidang 4, juga hadir Dandim 1316 Boalemo. (Adv)
Laporan : Serta













