BOALEMO [Shertanews.com]-Komitmen Polres Boalemo dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberantas aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) terus diperkuat melalui pendekatan langsung kepada masyarakat.
Hal ini ditunjukkan Kapolres Boalemo AKBP Firman Taufik, S.I.K., saat turun langsung menemui warga Desa Saritani, Kecamatan Wonosari, Rabu (4/11/2026), melalui program Polisi Bersama Masyarakat yang sejalan dengan semangat Quick Wins Polri dalam mempercepat peningkatan kualitas pelayanan dan kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Dusun SP 1 tersebut, Kapolres didampingi sejumlah pejabat utama Polres Boalemo dan jajaran Polsek Wonosari. Dialog tersebut dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi sekaligus membahas persoalan Kamtibmas, khususnya aktivitas PETI di kawasan hutan Kabupaten Boalemo.
Di hadapan warga, AKBP Firman Taufik menegaskan bahwa seluruh aktivitas pertambangan tanpa izin harus dihentikan. Ia memastikan kepolisian akan mengambil tindakan hukum apabila masih ditemukan kegiatan PETI.
Lebih lanjut, Kapolres Boalemo juga mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi terkait pergerakan alat berat jenis excavator yang diduga akan digunakan untuk aktivitas pertambangan ilegal.
Selain itu, ia mengingatkan warga agar menjauhi narkoba dan minuman keras karena dampaknya dapat merusak kehidupan keluarga maupun lingkungan sosial.
Dalam dialog tersebut, masyarakat menyampaikan apresiasi atas penindakan PETI yang dilakukan Polres Boalemo. Warga mengungkapkan bahwa saat ini tidak ada lagi alat berat yang beroperasi di lokasi pertambangan ilegal di wilayah mereka.
Masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan pembangunan akses jalan dan jembatan penghubung Desa Saritani dengan pusat Kecamatan Wonosari, yang kerap terendam ketika debit air sungai meningkat.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres menerima aspirasi warga untuk menjadi bahan koordinasi dengan instansi terkait.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, AKBP Firman Taufik turut menyerahkan bantuan 36 kantong beras dengan berat masing-masing 5 kilogram atau total 180 kilogram kepada masyarakat yang membutuhkan.
Melalui semangat Quick Wins Polri, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kehadiran kepolisian di tengah masyarakat, membangun komunikasi yang terbuka, serta menghadirkan pelayanan yang responsif terhadap persoalan keamanan maupun kebutuhan warga.
Polri tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga membangun kemitraan dan kepercayaan masyarakat demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
Diketahui, pada kegiatan tersebut AKBP Firman Taufik didampingi Kasat Intelkam Polres Boalemo Iptu Maman Datau, S.H., Kasat Reskrim Iptu Nurwahid Kiay Demak, S.H., Kapolsek Wonosari Iptu Jirzy Chaerul Fuady, S.Trk.,M.Si., Wakapolsek Wonosari Iptu Suryadi, serta Kepala Dusun Tangga 1 Desa Saritani, Arlin Bapina.(Adv)
Laporan : Serta













