BOALEMO [Shertanews.com]-Kejuaraan Hot Sprint 2026 yang diselenggarakan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Boalemo berlangsung kompetitif dan penuh semangat. Persaingan antar pelajar tersaji hingga babak final, memperlihatkan potensi serta kemampuan atlet muda daerah dalam cabang olahraga atletik.
Bertempat di lintasan lari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 71 Kabupaten Boalemo, para finalis kategori putra dan putri tampil maksimal untuk mencatatkan waktu terbaik sekaligus memperebutkan posisi juara, Rabu (4/11/).
Pada kategori Final Putri, Fadlia Daima dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) berhasil menempati posisi pertama dengan catatan waktu 11,66 detik. Posisi kedua diraih Napla Adjiba dari SMPN 5 Tilamuta dengan waktu 12,12 detik, sedangkan Aprilia Dama dari SMPN 12 Wonosari berada di posisi ketiga dengan catatan waktu 12,55 detik.
Sementara itu, pada kategori Final Putra, Dimas Djailani dari SMPN 6 Dulupi tampil sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 9,66 detik. Disusul Moh. Adzam dari SMPN Tilamuta di posisi kedua dengan waktu 9,94 detik, serta Reynal Ahmad Rauf dari SMPN 1 Wonosari yang menempati posisi ketiga dengan waktu 10,10 detik.
Capaian tersebut menjadi gambaran potensi generasi muda Boalemo dalam bidang olahraga atletik sekaligus menunjukkan pentingnya ruang kompetisi sebagai bagian dari proses pembinaan prestasi sejak usia sekolah.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Boalemo, Agus Dulialo, S.ST., M.M., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh peserta, pihak sekolah, PASI Boalemo, serta panitia penyelenggara yang telah berpartisipasi menyukseskan kejuaraan hingga tahap akhir.
Agus menegaskan, kejuaraan Hot Sprint tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian kemenangan, tetapi menjadi bagian dari upaya strategis menjaring potensi atlet muda yang dapat dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.
“Selamat kepada para juara yang telah menunjukkan semangat, disiplin, dan kemampuan terbaik di lintasan. Namun, prestasi yang diraih hari ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.
Kami berharap potensi dan catatan waktu para siswa dapat terus dikembangkan melalui pembinaan berkelanjutan oleh PASI dan pihak sekolah, sehingga ke depan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” ungkap Agus.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan dalam setiap proses latihan. Menurutnya, pembinaan atlet usia dini harus didukung lingkungan latihan yang aman, terarah, serta ditunjang fasilitas olahraga yang memadai.
Dalam hal tersebut, Disparpora Boalemo berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan sarana dan prasarana pendukung olahraga atletik guna menciptakan ruang pembinaan yang lebih optimal bagi para atlet muda.
Pada kesempatan itu, Agus juga menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana, PASI Boalemo, tim kesehatan dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas, Kepala Sekolah SRT 71 beserta seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Kejuaraan Hot Sprint 2026 diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun fondasi olahraga prestasi di Kabupaten Boalemo. Sebab, di balik setiap catatan waktu dan kemenangan di lintasan, terdapat potensi besar generasi muda yang membutuhkan pembinaan, kesempatan, dan dukungan berkelanjutan untuk mengukir prestasi serta mengharumkan nama daerah. (Adv)
Laporan : Serta













