GORONTALO [Shertanews.com]-Kehadiran Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, yang semula dijadwalkan tiba di Gorontalo pada Selasa (23/06/2026), akhirnya batal terlaksana.
Kabar tersebut sontak menjadi perhatian masyarakat, terutama menjelang puncak pelaksanaan PENAS XVII Petani dan Nelayan yang dipusatkan di Kabupaten Gorontalo.
Sejak beberapa hari terakhir, nama Sherly Tjoanda menjadi salah satu yang paling banyak diperbincangkan menjelang pelaksanaan PENAS XVII. Banyak warga berharap dapat melihat langsung sosok gubernur perempuan yang dikenal aktif, sederhana, dan dekat dengan masyarakat.
Namun harapan itu harus pupus setelah beredar informasi bahwa Sherly batal datang ke Gorontalo. Kabar tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, yang menginformasikan bahwa Sherly tidak jadi tiba sesuai jadwal.
Informasi serupa kemudian diperkuat oleh Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Erwin Ismail. Melalui media sosial pribadinya, ia menyebut pembatalan tersebut diduga terjadi karena kendala tiket penerbangan dari Manokwari menuju Jakarta sehari sebelumnya.
Meski tidak jadi hadir, nama Sherly justru semakin ramai diperbincangkan. Berbagai komentar dari masyarakat bermunculan di media sosial. Sebagian mengaku kecewa karena kesempatan bertemu langsung dengan figur yang mereka kagumi harus tertunda.
Bagi sebagian warga, Sherly bukan sekadar kepala daerah dari provinsi tetangga. Kehadirannya dianggap sebagai salah satu daya tarik tersendiri dalam perhelatan nasional yang menghadirkan ribuan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia tersebut.
Di sisi lain, aktivitas di kawasan Sport Center Limboto tetap berlangsung ramai. Ribuan peserta terus berdatangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan PENAS XVII yang akan mencapai puncaknya pada Rabu (24/06/2026).
Batalnya kunjungan Sherly Tjoanda pun menjadi salah satu cerita yang paling menyita perhatian publik di tengah semarak persiapan agenda nasional tersebut.
“Ditunggu, Dinanti, Tapi Tak Jadi Datang. Nama Sherly Tjoanda Tetap Jadi Perbincangan Warga Gorontalo Jelang Puncak PENAS XVII”. (Adv)
Laporan : Serta













