GORONTALO [Shertanews.com]-Ironi nyata terjadi tepat di depan mata para pengguna jalan. Sebuah pohon berukuran cukup besar tumbang dan melintang di badan jalan, mengancam keselamatan pengendara serta mengganggu arus lalu lintas, Selasa (14/4/2026).
Mirisnya, hingga lebih dari dua hari, belum ada penanganan berarti dari instansi terkait. Padahal, lokasi kejadian berada tak jauh dari Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan Kabupaten Boalemo, tepatnya di kawasan Kampung Cina, Desa Modelomo, Kecamatan Tilamuta.
Alih-alih sigap bertindak, kondisi berbahaya ini justru terkesan dibiarkan begitu saja, seolah tak terlihat oleh pihak yang setiap hari melintas di kawasan tersebut.
Ukurannya yang cukup besar memaksa kendaraan melambat dan ekstra berhati-hati. Tak jarang, pengendara harus saling berebut ruang jalan, kondisi yang berpotensi memicu kecelakaan, terutama bagi pengguna sepeda motor.
“Ini sangat meresahkan. Padahal kantor dinas ada di dekat sini, tapi belum juga ada tindakan. Harus tunggu korban dulu atau viral dulu baru bergerak?” ungkap salah satu warga dengan nada kesal.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait respons dan kepedulian instansi terhadap keselamatan publik. Bidang Perhubungan seharusnya hadir mengatur arus lalu lintas di titik rawan, sementara Bidang Lingkungan Hidup tak hanya bertanggung jawab terhadap persoalan sampah, namun juga menangani pohon tumbang yang berpotensi membahayakan.
Lebih dari sekadar kelalaian teknis, persoalan ini menyangkut komitmen pelayanan kepada masyarakat. Publik tidak membutuhkan pejabat yang hanya aktif di balik meja, melainkan kehadiran nyata di lapangan saat kondisi darurat terjadi.
Jika persoalan yang begitu kasat mata saja tidak segera ditangani, wajar jika kepercayaan masyarakat terhadap kinerja instansi mulai terkikis. Jangan sampai slogan “Pelayanan Publik” hanya menjadi hiasan di dinding kantor, sementara di jalanan, warga harus mempertaruhkan keselamatan mereka setiap hari.(Adv)
Laporan : Serta













