GORONTALO [Shertanews.com]-Personel Polairud Direktorat Polda Gorontalo, dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap korban longsor di lokasi tambang Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango.
Pada Rabu, 10/07/2024, sekitar Pukul 10.00 Wita, para Polairud yang dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Gorontalo, Kombespol Saiful Alam ini, nampak bergegas bersama tim lainnya, termasuk Basarnas dan pula TNI.
“Jadi, saat ini masih upaya melakukan pencarian dan evakuasi terhadap para korban longsor,” kata Kombespol Saiful.

Di samping itu ia memberikan arahan kepada para personel Polairud agar berhati-hati saat bekerja, mengingat cuaca buruk hujan dan angin yang menyertai upaya pencarian tersebut.
“Para personel dibekali alat-alat, namun tetap waspada saat bekerja. Semoga dilancarkan segala urusan, dan segera menemukan para korban longsor,” harap Kombespol Saiful Alam.
Dari informasi dihimpun, jumlah korban tanah longsor yang ditemukan meninggal dunia di kawasan tambang rakyat tersebut mencapai 23 orang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Gorontalo Hariyanto mengatakan, data yang tercatat dan sudah terkonfirmasi pada Selasa pukul 23.00 WITA, maka total keseluruhan korban mencapai 173 orang.
“Rinciannya 23 orang meninggal dunia, yang selamat 81 orang, dan masih dalam pencarian sebanyak 33 orang,” kata Hariyanto.
Hingga saat ini kata dia, sebagian besar wilayah Kecamatan Suwawa Timur Bone Bolango, masih diguyur hujan dengan intensitas sedang. (Adv)
Laporan : Serta













