GORONTALO [Shertanews.com]-Pemerintah Kabupaten Boalemo terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal pemulihan infrastruktur pascabencana. Upaya tersebut dilakukan langsung di tingkat pemerintah pusat, dengan melakukan kunjungan langsung oleh Gubernur Gorontalo dan Bupati Boalemo pada Kementrian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)-RI di Jakarta, Senin (10/8).
Kunjungan yang dilakukan oleh Gubernur Gusnar Ismail dan Bupati Boalemo Rum Pagau disambut langsung Kepala BNPB-RI Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M.,bersama jajaran para deputi dan pejabat terkait di lingkungan BNPB Republik Indonesia.
Dalam audiensi tersebut, Pemerintah Provinsi Gorontalo memperoleh perhatian anggaran sebesar Rp 47,6 miliar. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Boalemo mengusulkan dukungan anggaran pemulihan sebesar Rp 50,965 miliar.

Usulan Kabupaten Boalemo diprioritaskan untuk pembangunan kembali empat jembatan strategis yang memiliki peran vital dalam menunjang konektivitas masyarakat, mobilitas warga, serta aktivitas perekonomian.
Empat jembatan yang menjadi prioritas dalam usulan tersebut diantaranya Jembatan Harapan Dudepo, Kecamatan Wonosari, dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp16,74 miliar. Kemudian Jembatan Pangea Tanjung Harapan (Bongo 1) sebesar Rp17,5 miliar, Jembatan Pangea Saritani sebesar Rp8,7 miliar, serta Jembatan Pangea Longgi sebesar Rp7,9 miliar.
Ditemui usai menggelar pertemuan tersebut Bupati Rum Pagau menegaskan bahwa pembangunan kembali jembatan-jembatan tersebut merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jembatan bukan hanya berkaitan dengan akses transportasi, tetapi juga menyangkut kelancaran aktivitas masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, pelayanan publik, hingga pergerakan ekonomi antardaerah.Karena itu, pemerintah daerah terus mengawal usulan tersebut agar proses pemulihan dapat segera diwujudkan.
Masuk Tahap Akhir Review APIP. Dalam prosesnya, dokumen dan usulan teknis pembangunan kembali empat jembatan tersebut telah memasuki tahap akhir review APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) melalui Inspektorat Utama BNPB.

Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses verifikasi dan pemeriksaan terhadap usulan yang diajukan pemerintah daerah. Setelah proses review dan verifikasi internal selesai, usulan akan dilanjutkan ke tahapan berikutnya sesuai mekanisme yang berlaku.
Langkah Bupati Rum Pagau bersama Gubernur Gusnar Ismail menemui langsung jajaran pimpinan BNPB menjadi bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat hingga ke tingkat pemerintah pusat.
Dengan terealisasinya pembangunan kembali empat jembatan tersebut, pemerintah daerah berharap akses masyarakat dapat segera pulih, konektivitas antarwilayah kembali normal, dan aktivitas ekonomi masyarakat Boalemo dapat bangkit lebih cepat pascabencana. (Adv)
Laporan : Serta













