GORONTALO [Shertanews.com]-Pemerintah Kabupaten Boalemo di bawah kepemimpinan Bupati Rum Pagau menyiapkan terobosan pembiayaan mandiri untuk pengadaan CT Scan melalui RAPBD Perubahan 2026, Senin (10/8).
Di tengah efisiensi anggaran, Pemkab Boalemo memilih langkah strategis dengan memanfaatkan skema pinjaman perbankan. Bagi Rum Pagau, CT Scan bukan sekadar alat kesehatan, melainkan investasi jangka panjang untuk keselamatan masyarakat, penguatan rumah sakit, sekaligus peningkatan pendapatan daerah.
“Pemda harus mengadakan CT Scan di RAPBD-P 2026 ini, sebab Banyak pasien yang membutuhkan pemeriksaan CT Scan harus dirujuk ke Manado. Ini menjadi beban bagi masyarakat,” tegas Rum.
Menurutnya, keberadaan CT Scan sangat penting untuk mempercepat diagnosis dan penanganan pasien, sekaligus mendukung keberadaan dokter spesialis di rumah sakit daerah.
Rum mengungkapkan, Boalemo pernah memiliki dokter spesialis bedah, dr. Fabian Santosa, namun akhirnya kembali ke RSCM karena keterbatasan fasilitas CT Scan.
“Kita harus siapkan fasilitasnya. Jangan sampai dokter spesialis sudah ada, tetapi alat pendukungnya tidak tersedia,” ujarnya.
Selain meningkatkan pelayanan, CT Scan juga diharapkan mengurangi rujukan pasien ke luar daerah dan menjaga potensi pendapatan rumah sakit agar tidak mengalir ke daerah lain.
Lebih lanjut, Rum Pagau menilai kebutuhan ini semakin penting seiring hadirnya berbagai program strategis di Boalemo, seperti Sekolah Rakyat Terintegrasi di Wonosari, pembangunan batalyon di Tilamuta, Sekolah Nasional Terintegrasi di Paguyaman, serta program hilirisasi ekonomi.
“Kalau kita lambat, peluang ini akan diambil daerah lain atau pihak swasta. Kita yang rugi,” tegasnya.
Pemkab Boalemo berharap pengadaan CT Scan dapat direalisasikan melalui RAPBD-P 2026. Langkah ini diharapkan menjadi lompatan baru menuju pelayanan kesehatan yang lebih mandiri, modern, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.(Adv)
Laporan : Serta













