BOALEMO [Shertanews.com]-Bupati Boalemo, Drs. H. Rum Pagau, menegaskan pentingnya percepatan realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebagai salah satu upaya memperkuat pendapatan asli daerah.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin rapat percepatan realisasi penerimaan PBB-P2 Kabupaten Boalemo, bertempat di Pendopo Kantor Bupati, Senin (2/11/2026).
Dalam arahannya, Rum Pagau menekankan bahwa optimalisasi penerimaan PBB-P2 membutuhkan komitmen dan keterlibatan aktif seluruh jajaran pemerintahan, terutama pemerintah kecamatan dan desa yang memiliki peran penting dalam mendorong kesadaran serta kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban perpajakan.

Ia meminta agar koordinasi di setiap tingkatan pemerintahan terus diperkuat, sehingga proses penagihan dan pelunasan pajak dapat berjalan lebih efektif serta mencapai target yang telah ditetapkan.
Selain memperkuat koordinasi, Pemerintah Kabupaten Boalemo juga berkomitmen menghadirkan inovasi pelayanan pembayaran PBB-P2 melalui digitalisasi transaksi dengan menjalin kerja sama bersama penyedia jasa layanan pembayaran.
Menurut Bupati, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan, memperluas akses pembayaran, serta mewujudkan pengelolaan penerimaan pajak daerah yang lebih transparan dan akuntabel.

“Saya meminta seluruh camat dan kepala desa agar memberikan perhatian serius terhadap percepatan pelunasan PBB-P2. Paling lambat tanggal 30 November 2026, seluruh kewajiban tersebut harus sudah diselesaikan,” tegas Rum Pagau.
Tidak hanya menyoroti optimalisasi penerimaan pajak, Bupati juga mengingatkan pentingnya percepatan penyelesaian dokumen dan administrasi Koperasi Desa (Kopdes). Ia meminta seluruh camat dan kepala desa memastikan berbagai persyaratan yang masih menjadi tanggung jawab masing-masing wilayah segera dituntaskan.
Hal tersebut dinilai penting mengingat Koperasi Desa dalam waktu dekat dijadwalkan akan diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia. Karena itu, kesiapan administrasi maupun pembangunan kelembagaan koperasi harus menjadi perhatian bersama.

Dalam kesempatan itu, Rum Pagau mengungkapkan bahwa perkembangan pembangunan Koperasi Desa di Kabupaten Boalemo menunjukkan capaian yang positif. Dari total 82 desa, sebanyak 62 koperasi telah berhasil dibangun, sementara 20 desa lainnya masih membutuhkan percepatan penyelesaian.
Melalui rapat tersebut, Bupati Rum Pagau mengharapkan adanya kesamaan komitmen dan langkah konkret seluruh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat desa, baik dalam mengoptimalkan penerimaan pajak daerah maupun memastikan percepatan program Koperasi Desa.
Diketahui rapat strategis tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo, Prof. Dr. Nurdin Baderan, S.P., M.Si.,Kepala BPKPD Kabupaten Boalemo, Andris Adjie, S.Sos., M.Si., serta seluruh camat dan kepala desa se-Kabupaten Boalemo.(Adv)
Laporan : Serta













