GORONTALO [Shertanews.com]-Euforia Final Piala Dunia 2026 dipastikan akan menyedot perhatian masyarakat di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Boalemo. Antusiasme tersebut diprediksi memunculkan berbagai kegiatan nonton bareng (nobar) yang melibatkan banyak warga. (17/7).
Menyikapi hal tersebut, Kapolres Boalemo AKBP Firman Taufik, SH., S.I.K. mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen nobar sebagai sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan, dengan tetap mengedepankan keamanan, ketertiban, serta semangat sportivitas.
Menurut Kapolres, pesta sepak bola terbesar di dunia seharusnya menjadi hiburan yang membawa kegembiraan bagi semua kalangan, bukan menjadi pemicu gangguan keamanan maupun pelanggaran hukum.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan konvoi kendaraan usai pertandingan karena berpotensi menimbulkan kemacetan, mengganggu pengguna jalan, hingga memicu kecelakaan lalu lintas. Masyarakat juga diminta tidak menyalakan petasan maupun kembang api yang dapat membahayakan keselamatan dan mengganggu kenyamanan lingkungan.
Selain itu, mantan Kasubdit 4 Ditreskrimsus Polda Gorontalo tersebut mengingatkan masyarakat untuk tidak mengonsumsi minuman keras selama kegiatan nobar berlangsung. Menurutnya, minuman beralkohol kerap menjadi pemicu perselisihan yang dapat berujung pada tindakan kriminal maupun kekerasan.
Upaya tersebut merupakan bagian dari langkah preventif Polres Boalemo guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Final Piala Dunia 2026 berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif.
Di era media sosial, Kapolres juga mengajak masyarakat menunjukkan kedewasaan dalam mendukung tim favorit masing-masing, dan tidak melakukan provokasi, menghina pendukung tim lain, maupun menyebarkan ujaran kebencian yang berpotensi memecah persatuan.
“Sepak bola mengajarkan semangat persaingan yang sehat. Menang ataupun kalah adalah hal yang biasa, tetapi persaudaraan harus tetap dijaga,” ujar AKBP Firman Taufik.
Kapolres berharap masyarakat Boalemo dapat menjadi contoh dalam merayakan pesta sepak bola dunia dengan cara yang positif, aman, dan penuh rasa saling menghormati. (Adv)
Laporan : Serta













