BOALEMO [Shertanews.com]-SMK Negeri 1 Boalemo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, khususnya pada jurusan Perhotelan. Kali ini, sekolah tersebut mencatatkan kemajuan signifikan melalui kerja sama strategis dengan Hotel Ambhara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).
Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Hotel Ambhara, Jakarta, tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas akses pengalaman kerja industri bagi peserta didik, sekaligus memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia usaha maupun dunia industri.
Dalam prosesi tersebut, SMK Negeri 1 Boalemo diwakili oleh Sumiyati Daima, S.Pd., selaku Pembimbing Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa. Sementara pihak Hotel Ambhara diwakili General Manager, Fredi Ali, M.Tr.Par., didampingi Manager HRD, Ujang Tatang Ediana.

Sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, SMK Negeri 1 Boalemo mengutus dua siswa terbaik dari jurusan Perhotelan, yakni Abdul Ahmad Mokoginta dan Reski Saputra Mouko, untuk mengikuti program Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama tiga bulan di hotel berbintang yang berada di jantung ibu kota tersebut.
Kepala SMK Negeri 1 Boalemo, Kristina Towalu, S.Pd.,M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terwujudnya kerja sama tersebut. Menurutnya, keberhasilan menjalin kemitraan dengan industri perhotelan di Jakarta merupakan salah satu indikator kemajuan dan perkembangan kualitas pendidikan vokasi di sekolah yang dipimpinnya.
Ia mengungkapkan, capaian tersebut menjadi perkembangan positif dibandingkan tahun sebelumnya, ketika jangkauan lokasi PKL siswa masih terbatas di wilayah lokal atau dalam daerah.
“Ini adalah lompatan dan kemajuan yang sangat signifikan bagi jurusan Perhotelan SMK Negeri 1 Boalemo. Jika tahun lalu jangkauan PKL siswa kita masih terbatas di wilayah lokal atau dalam daerah, tahun ini Alhamdulillah anak-anak kita mampu mengepakkan sayap hingga ke ibu kota,” ungkap Kristina dengan penuh optimisme.

Ia berharap, kesempatan tersebut tidak hanya menjadi pengalaman baru bagi para siswa, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di sekolah.
“Semoga ilmu yang diperoleh di sekolah bisa bermanfaat dan diterapkan secara profesional selama mereka menjalani PKL di Jakarta. Kami berharap pengalaman ini membentuk mental serta kompetensi mereka agar siap bersaing di industri perhotelan tingkat nasional maupun global,” tutupnya.
Kerja sama ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi SMK Negeri 1 Boalemo untuk memperluas jejaring kemitraan dengan industri berskala nasional, sehingga semakin banyak peserta didik memperoleh kesempatan belajar langsung di lingkungan kerja profesional.
Dengan demikian, pendidikan vokasi tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori di ruang kelas, tetapi juga mampu melahirkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan siap menjawab kebutuhan dunia industri. (Adv)
Laporan : Serta













