GORONTALO [Shertanews.com]-YR.Team di wilayah Kecamatan Dengilo kembali mengerahkan alat berat untuk melakukan normalisasi sungai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat. Kegiatan ini menyasar sejumlah titik Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dinilai rawan pendangkalan dan berpotensi menimbulkan banjir.
Tercatat, tiga sungai menjadi target normalisasi, yakni Sungai Bubalango di Desa Hutamoputi, Sungai Tihu’o di Desa Karya Baru, serta Sungai Nanati di Desa Popaya.
Aksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial dan lingkungan YR.Team yang secara konsisten berfokus pada upaya menjaga keseimbangan ekosistem sungai, baik di wilayah hulu maupun hilir.

Proses normalisasi dilakukan dengan mengangkat sedimentasi serta material lain yang menghambat aliran air. Kondisi pendangkalan sungai selama ini dinilai menjadi salah satu penyebab utama terjadinya banjir saat curah hujan tinggi.
Melalui Ketua YR.Team, Iskandar Dalangko yang akrab disapa Bang Isko mengatakan kegiatan ini berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi sungai yang semakin terancam akibat sedimentasi dan aktivitas manusia yang tidak terkendali.
Menurutnya, sungai memiliki peran vital dalam kehidupan masyarakat, mulai dari menunjang sektor pertanian, aktivitas ekonomi, hingga sebagai penyangga ekosistem lingkungan.
“Normalisasi sungai ini kami lakukan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat. Sungai adalah sumber kehidupan. Jika alirannya terganggu, dampaknya akan dirasakan langsung oleh warga,” ujar Iskandar.
Ia menegaskan, upaya menjaga kelestarian sungai tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat dan kelompok sosial.
“Kesadaran kolektif sangat penting. Aktivitas ekonomi harus tetap berjalan, tetapi harus seimbang dengan tanggung jawab menjaga lingkungan. Sungai yang bersih dan terawat manfaatnya akan kembali ke masyarakat itu sendiri,” tambahnya.
Melalui kegiatan normalisasi ini, YR.Team berharap risiko pendangkalan dan banjir dapat diminimalisir, sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian sosial masyarakat terhadap kelestarian lingkungan di Kecamatan Dengilo. (Adv)
Laporan : Serta













